Andika’s Comments on “Pengalaman = Publikasi?”

Tulisan utama: “Pengalaman = Publikasi?

Link: https://alhakiki.wordpress.com/2016/06/02/pengalaman-dan-publikasi/

Andika’s Feedback – Cerita tambahan dari calon research-mate saya, Andika Perbawa, TG 2005 (S1), TG 2009 (S2), seorang Geophysicist di Medco Energy (2009-2016):

Sedikit curcol, tapi faktanya memang begitu…

Di Teknik Geofisika ITB which is the most reputable geophysical engineering in “Indonesia”, saya rasa atmosfir untuk menulis papernya tidak terlalu gencar. Kalau saya perhatikan memang banyak paper-paper yang dipublish di konferensi seperti HAGI atau IPA dari TG ITB. Tapi apa kamu bilang tentang paper conference vs paper jurnal itu berbeda ada benarnya juga.

Saya yakin kualitas paper anak-anak dan dosen TG itu qualified untuk masuk jurnal internasional, bagus-bagus dan up to date. Ada sih satu dua dosen yang kualitasnya diakui dunia seperti Prof Sri Widyantoro (katanya sih profesor termuda di ITB pada zamannya). Siapa yang tidak kenal ahli tomography dan seismology ini di kalangan Geophysicist. Ada juga Prof Sigit Sukmono yangg skillnya diakui banyak  oil company di Indonesia dan berbagai negara. Papernya juga masuk Leading Edge SEG beberapa kali.

Dosen lainnya “terlalu” sibuk ngajar dan proyekan. Beberapa aja yang berbuah jadi tulisan padahal paper itu bisa jadi “modal” untuk mendaftar sekolah ke jenjang yg lebih tinggi lagi.

Untungnya saya menyadari itu ketika kuliah dan mulai belajar dan memperbaiki tulisan satu demi satu. Who knows ternyata memang paper-paper itu jadi pegangan saya buat lanjut sekolah lagi. #ikutancurcol

2 Comments Add yours

  1. andika says:

    Yaaa sebenarnya menurut saya, memang dosen itu tugas utamanya mengajar.
    Kedua riset.
    Ketiga bikin publikasi.
    Keempat ngerjain proyek sebagai implementasi dari riset atau pemikiran yang sudah dihipotesiskan.
    Ga salah proyekan, justru bagus krn punya data real.
    Tapiii jgn smpe tugas mengajar nya jd terbengkalai.
    Untungnya dosen dosen kami banyakan ngajarnya daripada proyekannya… Heuheu

    1. alhakiki says:

      Benar, bagus punya real data, asalkan sesuai aturan kontrak mengenai confidential data, data-data proyekan tersebut bisa menjadi karya/publikasi ilmiah. Apa yang saya pelajari dari babeh kita atau babehnya Wardana, mereka give a significant time to prepare for teaching materials. Jadi, semua materi teaching-nya adalah hasil risetnya. Benar-benar pengajaran yang gak OMDO (based on textbook), tapi textbook karyanya sendiri. Eits, textbooknya bukan sekedar theoretical, tapi benar-benar kompilasi dari paper-papernya yang telah terbit di topik itu. REAL TEACHING! Jadi research and teaching di level universitas adalah bagian yang tak terpisahkan. Untuk research sendiri bisa pure research atau industrial-based research. Saya tunggu di sini, rasakan suasana belajar di sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s