Bersyukur itu Rekursif

Rekursif, suatu kata yang berarti berulang dan terkait dengan hal sebelumnya. Dalam matematis, contohnya sebagai berikut (detail: baca topik ini Recursive Equation).

“For a sequence a1, a2, a3, . . . , an, . . . a recursive formula is a formula that requires the computation of all previous terms in order to find the value of an.” (Note: Recursion is an example of an iterative procedure).

Begitulah rekursif, berterima kasih pun harus demikian.

Pertama, kita harus berterima kasih kepada Tuhan.

Lantas, kita berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 1) karena kita diberi kesempatan untuk berterima kasih kepada-Nya.

Selanjutanya, kita harus berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 2) karena kita diberi kesempatan untuk mengingat dan paham bahwa kita diberi kesadaran atas pentingnya: “Berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 1) karena kita diberi kesempatan untuk berterima kasih kepada-Nya”.

Lagi dan lagi, kita harus berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 3) karena kita diberi kesempatan untuk mengingat dan paham bahwa kita diberi kesadaran atas pentingnya: “Berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 2) karena kita diberi kesempatan untuk mengingat dan paham bahwa kita diberi kesadaran atas pentingnya: “Berterima kasih kepada Tuhan (lagi-part 1) karena kita diberi kesempatan untuk berterima kasih kepada-Nya””.

Seterusnya dan seterusnya…

Hemat kata, berterima kasih itu tiada batas.

Fabi ‘ayyi ‘aala irobbiquma tukadzdzibaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s